Assalamu'alaikum wr.wb. Sahabat blogger yang hebat, berikut adalah alternatif langkah-langkah dalam pembuatan blog, dijamin seru dan mudah lho. Ikuti yuk.
Assalamualikum teman-teman. Kali ini yuk kita mengenal Sa’ad bin Abi Waqash. Sa’ad ialah seorang sahabat Rasulullah SAW yang dijamin akan masuk syurga. Dia memeluk islam di umur yang sangat muda yaitu 17 tahun. Suatu hari, Abu Bakar As-shidiq mengajak Sa’ad untuk bertemu Nabi Muhammad SAW di sebuah perbukitan Mekkah. Pertemuan itu sangat menyenangkan untuk Sa’ad. Dia pun menerima pesan dari Nabi Muhammad SAW dengan senang hati. Sejak saat itu, Sa’ad menjadi salah satu sahabat Rasulullah SAW yang pertama masuk islam dalam masa sebelum Hijrah. Secara garis keturunan, Sa’ad ada kaitannya dengan Aminah binti Wahhab, yaitu ibunda Nabi Muhammad SAW, berasal dari suku yang sama yaitu dari Bani Zuhrah. Sebab itu, Sa’ad sering dipanggil Sa‘ad Zuhrah atau Sa’ad dari Zuhrah. Suatu saat dia pernah disambut oleh Rasulullah SAW dengan gembira. Rasulullah sangat bangga kepada Sa’ad. Beliau berkata, “ Ini dia pamanku….! Siapa yang punya paman seperti pamanku?” K...
Assalamualaikum teman-teman hari ini Keena akan bercerita tentang Aku sebuah telefon bimbit. Aku dilahirkan di Kilang OPPO Sendirian Bahad paada taahun 2016. Badanku sangat nipis cuma 0.55 mm manakala aku berwarna merah. Pada tanggal 22 FEB 2016, aku dibawa ke kedai telefon bimbit yang terletak di taman university. Seorang perempuan berminat untuk membeliku dengan harga RM 260.00 sahaja. Kemudian aku dibawa ke rumah. Aku digunakan untuk membuat panggilan,Instagram,Whats app,Facebook,dan sebagainya. Tuanku sangat meenyayangiku. Sudah haampir 3 tahun, aku mula rosak. Skrinku mula pecah seebb sering terjatuh, dan memoriku mula penuh. Tuanku mula membeenciku. Tuanku telah membeli yang baru. Tamatlah riwayatku sebagai telefon bimbit.WASSALAMUALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH.
Assalamu’alaikum. Suatu hari udara terasa panas diperkirakan suhunya mencapai 50 derajat celcius. Pada waktu itu musim kemarau yang sangat panjang melanda negeri Arab. Keadaan ini hingga membuat tubuhku berpeluh banyak seolah matahari memanggangku. Aku adalah unta yang kurus karena jarang diberi makan oleh majikanku. Sebenarnya bukan karena majikanku pelit tetapi karena dia seorang yang miskin. Memberi makan keluarganya saja tidak mampu apalagi memberiku makan. Majikanku bernama Halimah As Sa’diyah. Dia perempuan yang sangat baik. Waktu itu aku, Halimah dan suaminya pergi ke kota Arab bersama sahabat-sahabat. Mereka hendak mencari orang kaya yang memiliki bayi. Ya, Halimah dan sahabat-sahabatnya berprofesi sebagai ibu susuan. Biasanya jika mereka sudah mendapat bayi maka mereka akan membawa bayi itu untuk diasuh selama dua tahun di kampungnya. Orang kaya rela membayar mahal pada mereka untuk mengasuh bayinya karena di kampung udaranya segar dan bersih sehingga sangat cocok unt...
Comments
Post a Comment